Minggu, 24 Juni 2012

Cara Menemukan Bakat Dalam Diri



Pada posting kali ini kita akan mencoba sedikit mengorek bagaimana sich caranya menemukan bakat pribadi dalam diri kita.
Perlu di garis bawahi oleh teman – teman, kita disini ingin menemukan bukan menciptakan, karena bakat itu sudah ada dalam diri kita sejak kita lahir. Kita wajib bersyukur karena tuhan begitu murah hati kepada kita.

Nah, langsung aja ya…disini saya akan berbagi tentang cara menemukan bakat dalam diri.. semoga bermanfaat. Jujur saja saya juga sedang mengenali bakat saya.. mari kita bersama-sama berdoa, agar kita menjadi orang yang SUKSES DUNIA dan AKHIRAT, dan dapat "MEMBAHAGIAKAN KEDUA ORANG TUA" amin ya RABB.

Cara Menemukan Bakat Dalam Diri

Bakat adalah sebuah talenta dari Tuhan yang diberikan kepada kita untuk mengembangkan diri seperti yang sudah saya sedikit jelaskan di depan. Bakat itu sendiri berupa pola pikir, kepandaian atau kemampuan yang kita miliki sejak lahir. Walaupun kita memiliki talenta, jika kita tidak berusaha untuk membukanya maka talenta yang diberikan Tuhan akan menjadi sia-sia. Jadi Usaha dan Talenta adalah Jalan untuk sukses bagi seseorang didalam kehidupannya.

Sudahkah teman mengetahui bakat yang dimiliki? Namun jika belum tahu apa bakat yang dimiliki, belum terlambat untuk mengetahuinya alias mumpung masih muda. Teman  hanya butuh empat kunci berikut untuk mengeluarkan potesi Anda yang sesungguhnya.

1. Keahlian
Pernahkah teman mempelajari sesuatu yang benar-benar baru dan ternyata teman dapat menguasainya dengan mudah? Atau mengerjakan sesuatu lebih cepat dari rekan lain? Bisa jadi, itulah bakat yang sedang memanggil, menunggu teman melepaskan dan mengembangkannya.
Misalkan, jika teman dengan mudah bisa menyelesaikan sebuah perhitungan saat orang lain menyumpahi kalkulator, itu artinya bakat teman sebagai seorang akuntan atau banker sedang berusaha muncul dan menyapa teman. Nah, pikirkanlah hal-hal yang begitu mudah bagi teman tetapi tidak bagi teman-teman yang lain. Kemudian, perhatikan bakat apa yang tengah bekerja pada diri teman.

 2. Ketertarikan
Cara lain menemukan bakat adalah dengan memikirkan hal-hal yang begitu teman inginkan. Seringkali hal-hal yang menarik perhatian selalu berkaitan dengan kemampuan alami atau bakat. lni merupakan suatu pola konsisten dalam hidup dan bukan sekadar cara menghabiskan waktu alias hobi semata.

Nah, coba pikirkan apa yang paling teman ingin lakukan seharian? Menonton film? Melatih hewan? Menata barang? Memainkan alat musik? Atau membaca buku? Sesuatu itu tidak harus yang menjadi ambisi teman, meski ambisi merupakan petunjuk kuat adanya bakat yang tengah bekerja.

Jika teman seorang pembaca yang tekun atau rajin menulis di blog, bisa jadi bakat tersembunyi teman adalah menulis. Atau bisa saja ketertarikan pada buku membawa teman –teman  pada karier kepustakaan, penerbitan, dan lain-lain.

 3. Kepuasan
Apa yang membuat teman –teman merasakan kebahagiaan dan kepuasan dalam bekerja? Pekerjaan apa yang membuat teman –teman begitu hanyut dan merasa tak ingin berhenti saat mengerjakannya? Bagi para atlet, perasaan hanyut sering terjadi ketika mereka berolahraga. Sementara bagi para ahli komputer, perasaan hanyut terjadi ketika mereka menghadapi piranti lunak.

Dalam keadaan hanyut, kita memang menjadi sangat terfokus pada kesempatan untuk menggunakan bakat. Alhasil, pola gelombang otak kita saat itu begitu mirip dengan pola gelombang otak ketika kita tertidur lelap. Nah, sekarang apa yang membuat teman –teman terhanyut? Jika teman –teman belum juga menemukan, pikirkan suatu kegiatan yang membuat Anda terlibat sepenuhnya. Mungkin bakat teman –teman ada di sana.

 4. Kebiasaan
Pernahkah teman –teman dipuji karena kemampuan atau sikap Anda? Misalnya, orang menilai teman –teman sebagai karyawan yang sangat teratur atau ide pemasaran teman –teman hebat, atau teman –teman pendengar yang baik, dan lain sebagainya. Lewat komentar orang-orang di sekitar, teman –teman juga bisa mengetahui kemampuan alami teman –teman.

Ketrampilan alami memang bisa muncul dalam berbagai cara. Namun, kadang kita menganggapnya biasa saja karena ketrampilan itu sudah sangat melekat sehingga hampir tak disadari kehadirannya.
Lalu, bagaimana mengenali bakat itu? Coba cermati apa yang membuat orang tertarik pada teman –teman, mengenali Anda atau terfokus pada Anda? Apakah teman –teman menjadi tempat curahan hati teman-teman yang lain? Atau mereka selalu meminta pendapat teman –teman soal pakaian? Nah, di sanalah bakat teman –teman tersimpan. teman –teman hanya perlu mencari kesempatan untuk mengembangkannya.

1 komentar:

isi blognya sangat bagus gan, dan sangat bermanfaat khususnya bagi para remaja

Poskan Komentar

Pengunjung bulan lalu

1 people have left comments

Yusuf Raharja said:

isi blognya sangat bagus gan, dan sangat bermanfaat khususnya bagi para remaja

Pengikut